🚀 Pasang Iklan Sekarang!

Tingkatkan exposure bisnis kamu dan jangkau lebih banyak pelanggan hari ini.

Hubungi Kami

🚀 Pasang Iklan Sekarang!

Tingkatkan exposure bisnis kamu dan jangkau lebih banyak pelanggan hari ini.

Hubungi Kami

🚀 Pasang Iklan Sekarang!

Tingkatkan exposure bisnis kamu dan jangkau lebih banyak pelanggan hari ini.

Hubungi Kami

🚀 Pasang Iklan Sekarang!

Tingkatkan exposure bisnis kamu dan jangkau lebih banyak pelanggan hari ini.

Hubungi Kami

Pengurus IDI Cabang Mimika Periode 2025–2028 Dilantik, dr. Enny Dorong Dokter Aktif dalam Program Pencegahan Penyakit

TIMIKA –Papuatimes.com: Pengurus Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Cabang Mimika periode 2025–2028 resmi dilantik di Hotel Grand Tembaga, Minggu (28/6/2026). Kepengurusan baru tersebut dipimpin oleh dr. Enny Kenangalem sebagai Ketua IDI Cabang Mimika, melanjutkan estafet kepemimpinan dari dr. Leonard Pardede.

🚀 Pasang Iklan Sekarang!

Tingkatkan exposure bisnis kamu dan jangkau lebih banyak pelanggan hari ini.

Hubungi Kami

Prosesi pelantikan dipimpin langsung oleh Ketua IDI Wilayah Papua, dr. Nickanor K.R. Wonatorey, dan dihadiri Sekretaris Daerah Kabupaten Mimika Abraham Kateyau, Ketua TP-PKK Kabupaten Mimika Ny. Susi Herawaty Rettob, para dokter, pimpinan fasilitas kesehatan, BPJS Kesehatan, PMI, PTFI, YPMAK, Dinas Kesehatan, serta sejumlah mitra di sektor kesehatan.

Dalam sambutan terakhirnya sebagai Ketua IDI Cabang Mimika periode sebelumnya, dr. Leonard Pardede mengajak seluruh dokter untuk terus menjaga semangat pengabdian dan menjadikan profesi kedokteran sebagai sarana untuk memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

Menurutnya, tantangan kesehatan yang semakin kompleks membutuhkan kerja sama dan kekompakan seluruh insan kesehatan. Solidaritas antar sejawat, peningkatan kompetensi, serta semangat melayani harus tetap menjadi fondasi utama dalam menjalankan profesi dokter.

“Sebagai dokter, kita harus hadir untuk memberikan solusi dan manfaat bagi masyarakat. Semangat melayani dan kebersamaan antar sesama profesi harus terus dijaga demi meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan,” ujarnya.

Sementara itu, Ketua IDI Cabang Mimika yang baru, dr. Enny Kenangalem, menegaskan bahwa dokter tidak boleh membatasi pengabdiannya hanya pada pelayanan di ruang praktik atau rumah sakit. Menurutnya, peran dokter juga sangat dibutuhkan dalam program kesehatan masyarakat (public health), terutama melalui upaya promotif dan preventif.

Ia mengatakan, keberhasilan pembangunan kesehatan bukan diukur dari banyaknya pasien yang datang berobat, melainkan dari semakin banyak masyarakat yang mampu hidup sehat dan terhindar dari penyakit.

“Dokter tidak boleh hanya menunggu pasien datang berobat. Kita harus hadir di tengah masyarakat melalui edukasi, promosi kesehatan, dan kegiatan pencegahan penyakit. Semakin banyak masyarakat yang sehat dan tidak perlu dirawat di rumah sakit, itulah ukuran keberhasilan pelayanan kesehatan yang sesungguhnya,” katanya.

Menurut dr. Enny, Kabupaten Mimika masih menghadapi berbagai persoalan kesehatan yang memerlukan perhatian bersama, di antaranya malaria, tuberkulosis, HIV/AIDS, diabetes melitus, hipertensi, stunting, demam berdarah dengue, hepatitis, infeksi saluran pernapasan akut (ISPA), dan diare.

Karena itu, IDI Cabang Mimika berkomitmen mendukung program pemerintah dalam pengendalian dan pencegahan sepuluh penyakit utama tersebut melalui edukasi, promosi kesehatan, deteksi dini, dan peningkatan kesadaran masyarakat.

Dr. Enny juga mengajak insan media di Kabupaten Mimika untuk menjadi mitra strategis dalam menyukseskan berbagai program kesehatan.

“Media memiliki peran yang sangat penting dalam membangun kesadaran masyarakat. Kami berharap media dapat bersama-sama dengan tenaga kesehatan menyampaikan informasi yang benar mengenai pencegahan penyakit, pentingnya pemeriksaan kesehatan, dan penerapan pola hidup sehat. Jika edukasi dilakukan secara masif, maka semakin banyak masyarakat yang dapat terhindar dari penyakit,” ujarnya.

Menurutnya, keberhasilan pembangunan kesehatan membutuhkan kolaborasi seluruh pihak, termasuk pemerintah, tenaga kesehatan, dunia usaha, organisasi masyarakat, tokoh agama, dan media.

Ketua IDI Wilayah Papua, dr. Nickanor K.R. Wonatorey, menyampaikan bahwa kepengurusan baru memiliki tanggung jawab besar untuk menjaga marwah organisasi profesi sekaligus meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan kepada masyarakat.

Ia berharap IDI Cabang Mimika dapat terus berkembang menjadi organisasi yang profesional, adaptif terhadap perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi, serta tetap menjunjung tinggi etika profesi dan integritas dalam menjalankan tugas.

Sementara itu, Sekretaris Daerah Kabupaten Mimika Abraham Kateyau menegaskan bahwa Pemerintah Kabupaten Mimika siap terus bersinergi dengan IDI dalam mendukung pembangunan kesehatan di daerah.

“Kami percaya, melalui kerja sama yang baik antara pemerintah dan IDI, kualitas pelayanan kesehatan di Mimika akan semakin meningkat,” katanya.

Pelantikan Pengurus IDI Cabang Mimika periode 2025–2028 diharapkan menjadi momentum untuk memperkuat kolaborasi lintas sektor dalam meningkatkan derajat kesehatan masyarakat, sekaligus memperbesar gerakan promotif dan preventif agar masyarakat Mimika semakin sehat, produktif, dan sejahtera.(redaksi)

Media Papuatimes.com , menyuarakan kebenaran suara litas Negeri

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You might also like