Tingkatkan exposure bisnis kamu dan jangkau lebih banyak pelanggan hari ini.
Hubungi KamiTingkatkan exposure bisnis kamu dan jangkau lebih banyak pelanggan hari ini.
Hubungi KamiTingkatkan exposure bisnis kamu dan jangkau lebih banyak pelanggan hari ini.
Hubungi KamiTingkatkan exposure bisnis kamu dan jangkau lebih banyak pelanggan hari ini.
Hubungi Kami
DEIYAI, Papua Tengah,Papuatimes.com – Kepemimpinan yang hadir di tengah masyarakat kembali diperlihatkan Bupati Deiyai, Melkianus Mote, S.T., saat turun langsung meredam kisruh pembagian bibit babi yang sempat memanas di depan Gedung Serba Guna Tuyana, Kompleks Pemerintah Kabupaten Deiyai, Rabu (5/8/2026).
Tingkatkan exposure bisnis kamu dan jangkau lebih banyak pelanggan hari ini.
Hubungi KamiRibuan warga yang memadati lokasi pembagian bantuan sejak pagi membuat suasana menjadi tidak kondusif. Antusiasme masyarakat yang tinggi menyebabkan proses pembagian sempat terganggu dan memicu kepadatan di sekitar lokasi.
Di tengah situasi tersebut, Melkianus Mote tidak memilih menyampaikan imbauan dari balik meja atau menyerahkan sepenuhnya kepada aparat. Ia justru mengambil langkah yang tidak biasa. Dengan sigap, Bupati naik ke atas sebuah truk dan berbicara langsung kepada masyarakat menggunakan bahasa daerah.
Keputusan spontan itu menjadi titik balik. Suara Bupati yang menggema dari atas truk disambut perhatian warga. Imbauan yang disampaikan dengan bahasa yang dekat dengan keseharian masyarakat membuat suasana perlahan berubah. Warga mulai tenang, saling memberi ruang, dan mengikuti arahan panitia sehingga proses pembagian bibit babi dapat kembali berjalan dengan tertib.
Aksi tersebut mendapat apresiasi dari aparat keamanan yang sejak awal mengawal jalannya kegiatan.
Kepala Bagian Operasi Polres Deiyai, AKP Dorty Jemalut, S.E., yang memimpin langsung pengamanan, menyampaikan bahwa langkah cepat Bupati sangat membantu terciptanya situasi yang aman dan kondusif.
“Kami menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Bapak Bupati Deiyai, Melkianus Mote, S.T., yang turun langsung mengambil alih penyampaian imbauan kepada masyarakat menggunakan bahasa daerah. Pendekatan tersebut sangat efektif karena masyarakat dapat memahami pesan yang disampaikan dengan baik, sehingga situasi yang sempat memanas dapat segera dikendalikan dan kegiatan kembali berlangsung dengan aman serta tertib,” ujar AKP Dorty Jemalut, S.E.
Selama kegiatan berlangsung, personel Polres Deiyai bersama unsur TNI, Pemerintah Kabupaten Deiyai, dan panitia terus melakukan pengamanan serta pengaturan di lokasi guna memastikan seluruh rangkaian pembagian bantuan berjalan lancar.
Keberhasilan meredam situasi tidak hanya ditopang oleh kesiapsiagaan aparat keamanan, tetapi juga oleh keberanian seorang pemimpin untuk hadir langsung di tengah masyarakat. Pendekatan humanis yang mengedepankan komunikasi dalam bahasa daerah terbukti menjadi jembatan yang efektif untuk meredakan ketegangan tanpa mengedepankan tindakan represif.
Hingga kegiatan berakhir sekitar pukul 12.00 WIT, proses pembagian bibit babi dapat diselesaikan dalam keadaan aman, tertib, dan kondusif. Tidak hanya berhasil mengembalikan ketertiban, momen tersebut juga menjadi gambaran bahwa kepemimpinan yang dekat dengan rakyat mampu membangun kepercayaan dan menghadirkan solusi saat situasi membutuhkan keputusan cepat.
Peristiwa ini menjadi pengingat bahwa di tengah dinamika masyarakat, kehadiran seorang pemimpin di garis depan sering kali menjadi faktor penentu. Ketika komunikasi dilakukan dengan bahasa yang dipahami masyarakat dan disampaikan secara langsung, ketegangan dapat diredam, kepercayaan dapat dibangun, dan pelayanan kepada masyarakat tetap berjalan sebagaimana mestinya.(Redaksi)