Tingkatkan exposure bisnis kamu dan jangkau lebih banyak pelanggan hari ini.
Hubungi KamiTingkatkan exposure bisnis kamu dan jangkau lebih banyak pelanggan hari ini.
Hubungi KamiTingkatkan exposure bisnis kamu dan jangkau lebih banyak pelanggan hari ini.
Hubungi KamiTingkatkan exposure bisnis kamu dan jangkau lebih banyak pelanggan hari ini.
Hubungi Kami

Tingkatkan exposure bisnis kamu dan jangkau lebih banyak pelanggan hari ini.
Hubungi KamiMimika, Papuatimes.com ā Menyambut peringatan Hari Malaria Sedunia yang jatuh pada 25Ā April 2026, Ketua Panitia, Linus Dumatubun, SKM, yang juga menjabat sebagai Kepala Bidang Penanggulangan Penyakit Dinas Kesehatan Kabupaten Mimika, menggelar rangkaian kegiatan pra-peringatan yang menyentuh langsung kebutuhan masyarakat.
Kegiatan ini tidak hanya berfokus pada pelayanan kesehatan, tetapi juga edukasi dan aksi lingkungan sebagai upaya bersama dalam mencegah dan mengendalikan malaria di Kabupaten Mimika.
Adapun tiga agenda utama yang akan dilaksanakan, yaitu:
1. Cek Kesehatan Gratis (CKG), MBS, dan Edukasi Kesehatan
Pelayanan kesehatan gratis akan dilaksanakan di Sentra Pendidikan pada tanggal 21, 25, dan 27 AprilĀ 2026.
Kegiatan ini meliputi pemeriksaan kesehatan umum, MBS (Mass Blood Survey) untuk deteksi dini malaria, pemberian vitamin bagi remaja putri, serta edukasi pengenalan vektor malaria secara langsung oleh panitia kepada siswa-siswi.
Kegiatan ini akan dilakukan oleh tenaga medis dari Puskesmas Timika Jaya dengan dukungan panitia.
2. MBS, Pemberian Vitamin, dan Edukasi Malaria
Pada tanggal 25 AprilĀ 2026, kegiatan akan dilaksanakan di Sekolah Taruna Papua.
Fokus kegiatan meliputi MBS (Mass Blood Survey), pemberian vitamin bagi remaja putri, serta edukasi tentang malaria yang disampaikan langsung oleh panitia kepada siswa-siswi.
Kegiatan ini dilaksanakan oleh Puskesmas Wania bersama Penanggung Jawab (PJ) Puskesmas dan panitia sebagai upaya meningkatkan kesadaran dan pencegahan sejak dini.
3. Aksi Kebersihan Lingkungan
Kegiatan kebersihan lingkungan akan dilaksanakan pada tanggal 24 AprilĀ 2026 di wilayah Nawaripi.
Kegiatan ini melibatkan kader kesehatan, Sanghati, serta dukungan IRS (Indoor Residual Spraying), guna menciptakan lingkungan yang bersih dan bebas dari sarang nyamuk penyebab malaria.
Kegiatan ini merupakan hasil kolaborasi lintas sektor yang melibatkan Dinas Kesehatan Kabupaten Mimika melalui Puskesmas Wania dan Puskesmas Timika Jaya, CHD-Environmental PTFI, Wahana Visi Indonesia, UNICEF, PERDHAKI (Persatuan Karya Dharma Kesehatan Indonesia), YPKMP, serta Dinas Pendidikan Kabupaten Mimika.
Sebagai puncak kegiatan, panitia merencanakan acara utama akan dilaksanakan pada 08 Mei 2026, yang diharapkan menjadi momentum penguatan komitmen bersama dalam upaya eliminasi malaria di Kabupaten Mimika.
Ketua Panitia, Linus Dumatubun, SKM, mengajak seluruh elemen masyarakat untuk turut berpartisipasi aktif dalam menyukseskan kegiatan ini.
Panitia secara khusus meminta dukungan dari semua pihak, termasuk sektor swasta nasional yang beroperasi di Kabupaten Mimika, agar bersama-sama berkontribusi dalam upaya eliminasi malaria.
āKami mengajak seluruh pemangku kepentingan, baik pemerintah, swasta, maupun masyarakat untuk bersatu dalam upaya mengeliminasi malaria di Mimika. Ini adalah tanggung jawab bersama demi masa depan generasi yang lebih sehat,ā ujarnya.
Ia juga menegaskan bahwa seluruh rangkaian kegiatan ini merupakan bagian dari komitmen bersama untuk mencapai target eliminasi malaria pada tahun 2030.
Ia juga menghimbau agar klinik, rumah sakit, dan sekolah turut berpartisipasi dengan memasang spanduk bertema malaria sebagai bentuk kampanye bersama dalam meningkatkan kesadaran masyarakat.
Dengan semangat kolaborasi lintas sektor, kegiatan ini diharapkan menjadi langkah nyata menuju Mimika yang bebas malaria pada tahun 2030.(redaksi)