Tingkatkan exposure bisnis kamu dan jangkau lebih banyak pelanggan hari ini.
Hubungi KamiTingkatkan exposure bisnis kamu dan jangkau lebih banyak pelanggan hari ini.
Hubungi KamiTingkatkan exposure bisnis kamu dan jangkau lebih banyak pelanggan hari ini.
Hubungi KamiTingkatkan exposure bisnis kamu dan jangkau lebih banyak pelanggan hari ini.
Hubungi Kami
Timika ,Papuatimes.com – Bantuan seekor sapi kurban dari pemerintah kepada Komunitas Muslim NTT di Kabupaten Mimika disambut penuh sukacita dan keakraban oleh keluarga besar Flobamora dalam momentum Hari Raya Idul Adha.
Tingkatkan exposure bisnis kamu dan jangkau lebih banyak pelanggan hari ini.
Hubungi KamiUcapan terima kasih tersebut disampaikan Ketua Umum Ikatan Keluarga Flobamora Kabupaten Mimika Bpk Gabriel Seso saat menghadiri pertemuan kekeluargaan di rumah saudara Jamal di kawasan Jalan Anggrek, Timika, Papua Tengah.
Menurutnya, bantuan tersebut menjadi bentuk perhatian dan dukungan pemerintah terhadap umat Muslim asal Nusa Tenggara Timur (NTT) yang hidup dan menetap di Kabupaten Mimika.
Sementara itu, saudara Jamal menyebut jumlah keluarga yang tergabung dalam Komunitas Muslim NTT di Timika diperkirakan mencapai lebih dari 200 Kepala Keluarga (KK). Komunitas tersebut diketahui dipimpin oleh Bapak Pahlawan Uba.
Ia berharap mo
mentum Idul Adha dapat menjadi sarana memperkuat persaudaraan, menjaga toleransi antarumat beragama, serta menyatukan seluruh keluarga besar Flobamora di tanah rantau.
“Momentum Idul Adha ini diharapkan dapat memperkuat dan menyatukan perbedaan, serta terus menjaga toleransi antarumat beragama di Kabupaten Mimika, khususnya di dalam keluarga besar Flobamora NTT,” ujarnya.
Hal senada juga disampaikan sesepuh Flobamora, Bapak Antonius Lado. Menurutnya, persatuan merupakan kunci utama dalam membangun Timika dan memperkuat kebersamaan masyarakat Flobamora.
“Persatuan adalah kunci keberhasilan dalam membangun Timika dan masyarakat Flobamora,” katanya.
Sementara itu, Ketua Majelis Tinggi Keluarga Besar Manggarai NTT, Bapak Johanes Dahur, menegaskan bahwa Idul Adha merupakan momentum hari suci dan penuh kebahagiaan bagi saudara-saudara Muslim asal Flobamora-NTT.
Ia mengajak seluruh masyarakat Flobamora untuk terus memupuk persatuan dan kesatuan tanpa membedakan agama maupun latar belakang suku.
“Momentum Idul Adha adalah momentum hari bahagia dan suci bagi saudara kita yang Muslim asal Flobamora-NTT. Dalam momentum hari suci ini jangan ada perbedaan, tetapi harus terus memupuk persatuan dan kesatuan sebagai anak rantau di Timika,” ungkapnya.
Suasana hangat dan penuh kekeluargaan tampak mewarnai kegiatan tersebut. Kebersamaan para tokoh, pemuda, dan sesepuh Flobamora menjadi bukti kuatnya nilai toleransi dan persaudaraan yang terus dijaga di Kabupaten Mimika.(redaksi)