Tingkatkan exposure bisnis kamu dan jangkau lebih banyak pelanggan hari ini.
Hubungi KamiTingkatkan exposure bisnis kamu dan jangkau lebih banyak pelanggan hari ini.
Hubungi KamiTingkatkan exposure bisnis kamu dan jangkau lebih banyak pelanggan hari ini.
Hubungi KamiTingkatkan exposure bisnis kamu dan jangkau lebih banyak pelanggan hari ini.
Hubungi Kami
PAPUATIMES.com – Presiden AS, Donald Trump, memberikan ultimatum keras kepada Teheran untuk membuka kembali Selat Hormuz paling lambat Rabu mendatang. Jika tidak dipenuhi, AS mengancam akan meluncurkan serangan udara besar-besaran terhadap infrastruktur energi dan jaringan listrik Iran. Trump dikabarkan telah meminta anggaran tambahan sebesar 1,5 triliun dolar untuk membiayai operasi militer ini.
Tingkatkan exposure bisnis kamu dan jangkau lebih banyak pelanggan hari ini.
Hubungi KamiSistem pertahanan udara Israel, Iron Dome, dilaporkan gagal mencegat gelombang rudal Iran yang menyasar kota Haifa. Sebuah gedung tujuh lantai hancur total, menyebabkan 2 orang tewas dan beberapa lainnya hilang. Di sisi lain, militer Israel mengklaim telah membalas dengan menghantam target-target rezim di Teheran, termasuk fasilitas riset di Universitas Sharif.
Dunia juga memantau upaya penyelamatan dramatis kru jet tempur F-15 AS yang jatuh di pegunungan Iran. Trump mengklaim satu perwira berhasil diselamatkan dalam operasi khusus yang menewaskan 5 orang, namun Iran merilis narasi berbeda mengenai status tawanan mereka. Hingga kini, AS tercatat telah kehilangan setidaknya 7 pesawat dalam konflik ini.
Catatan: Situasi di Timur Tengah sangat cair dan dapat berubah dalam hitungan jam. Eskalasi ini memicu gelombang demonstrasi anti-perang di berbagai kota besar dunia, termasuk di Amerika Serikat sendiri.