Tingkatkan exposure bisnis kamu dan jangkau lebih banyak pelanggan hari ini.
Hubungi KamiTingkatkan exposure bisnis kamu dan jangkau lebih banyak pelanggan hari ini.
Hubungi KamiTingkatkan exposure bisnis kamu dan jangkau lebih banyak pelanggan hari ini.
Hubungi KamiTingkatkan exposure bisnis kamu dan jangkau lebih banyak pelanggan hari ini.
Hubungi Kami
Ledakan di Pakuwon City Surabaya Rusak Puluhan Bangunan, Polisi Selidiki Kebocoran Gas
Tingkatkan exposure bisnis kamu dan jangkau lebih banyak pelanggan hari ini.
Hubungi KamiPAPUATIMES.COM β Ledakan di kawasan pertokoan San Antonio, Pakuwon City, Surabaya, Selasa (6/10/2026) pagi, menyebabkan lima orang terluka dan puluhan bangunan mengalami kerusakan. Polisi menduga peristiwa tersebut berkaitan dengan kebocoran gas di salah satu ruko.
Berdasarkan pembaruan Suara Surabaya pukul 13.40 WIB, bangunan terdampak mencakup 42 ruko dan 16 rumah. Delapan kendaraan juga dilaporkan rusak akibat ledakan tersebut.
Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Kota Surabaya Linda Novanti, sebagaimana diberitakan Suara Surabaya, merinci kerusakan ruko menjadi 10 unit rusak ringan, 28 rusak sedang, dan empat rusak berat.
Sementara itu, kerusakan rumah meliputi 13 unit kategori ringan, dua sedang, dan satu berat. Kendaraan yang terdampak terdiri atas tiga sepeda motor dan lima mobil. BPBD melakukan pengecekan serta pendataan di sekitar lokasi kejadian.
Polisi Temukan Tiga Tabung LPG
Dilansir dari ANTARA, Kapolrestabes Surabaya Kombes Pol Luthfie Sulistiawan menjelaskan bahwa petugas menemukan tiga tabung LPG berkapasitas masing-masing 50 kilogram. Ketiga tabung tersebut tidak meledak, sementara indikasi awal mengarah pada kebocoran bagian pipa.
Menurut keterangan saksi yang disampaikan polisi, seorang koki sempat mencium bau gas ketika memasak sebelum ledakan terjadi. Pemeriksaan bersama tim penjinak bom tidak menemukan unsur bahan peledak.
Polisi masih mendalami sumber kebocoran, termasuk apakah gas berasal dari satu atau lebih tabung. Pengamanan lokasi dan penanganan korban menjadi bagian dari langkah awal petugas.
Lima Korban Mendapat Perawatan
Dalam laporan terpisah pukul 13.13 WIB, Suara Surabaya menyebut tiga korban dirawat di RSUD Dr. Soetomo, sedangkan dua lainnya mendapat perawatan di RSUD Haji Surabaya.
Keterangan tersebut merujuk pada pihak kedua rumah sakit. Dua pasien yang sebelumnya ditangani RSUD Haji dirujuk ke RSUD Dr. Soetomo karena membutuhkan penanganan lanjutan setelah mengalami trauma inhalasi.
Data kerusakan dan penanganan korban dalam berita ini mengacu pada laporan hingga Selasa siang. Penyebab pasti ledakan masih dalam penyelidikan kepolisian.
Sumber: ANTARA dan Suara Surabaya, 6 Oktober 2026.