Tingkatkan exposure bisnis kamu dan jangkau lebih banyak pelanggan hari ini.
Hubungi KamiTingkatkan exposure bisnis kamu dan jangkau lebih banyak pelanggan hari ini.
Hubungi KamiTingkatkan exposure bisnis kamu dan jangkau lebih banyak pelanggan hari ini.
Hubungi KamiTingkatkan exposure bisnis kamu dan jangkau lebih banyak pelanggan hari ini.
Hubungi Kami
PAPUATIMES.COM β Ribuan buruh menggelar demonstrasi di depan Gedung DPR RI, Jalan Gatot Subroto, Jakarta, Selasa (6/10/2026). Mereka menyampaikan tuntutan agar aturan ketenagakerjaan memberikan perlindungan lebih kuat terhadap hak-hak pekerja.
Tingkatkan exposure bisnis kamu dan jangkau lebih banyak pelanggan hari ini.
Hubungi KamiDilansir dari Okezone, massa berasal dari berbagai elemen buruh dan memenuhi kawasan depan kompleks parlemen hingga pertigaan Jalan Gerbang Pemuda. Dalam laporan pantauan hingga sekitar pukul 11.20 WIB, peserta masih berdatangan menggunakan sepeda motor maupun berjalan kaki dari kawasan Gelora Bung Karno.
Kepastian Kerja hingga Perlindungan Peserta Magang
Sejumlah persoalan yang disampaikan peserta aksi mencakup kepastian hubungan kerja, penghentian eksploitasi melalui sistem alih daya atau outsourcing dan kontrak, serta pencegahan penyalahgunaan pemagangan.
Para buruh juga menuntut upah yang layak. Mereka mempersoalkan penggunaan koefisien tertentu dalam sistem pengupahan yang dinilai tidak transparan.
Menurut laporan Okezone, peserta membawa bendera organisasi dan spanduk tuntutan. Perwakilan buruh bergantian berorasi dari mobil komando untuk menyampaikan aspirasi mereka.
Polisi Siapkan Pengamanan dan Pengaturan Lalu Lintas
Sementara itu, ANTARA melaporkan Polda Metro Jaya menyiagakan 11.261 personel untuk mengamankan kegiatan di kawasan DPR/MPR.
Kepala Biro Operasi Polda Metro Jaya Brigjen Pol. La Ode Aries El Fathar mengatakan pengamanan mengutamakan pendekatan humanis, dialogis, dan terukur. Sebanyak 2.055 personel lalu lintas juga diterjunkan untuk mengatur arus kendaraan di sekitar lokasi.
Dalam keterangan terpisah yang diberitakan Metro TV, Kasubbid Penmas Bidhumas Polda Metro Jaya AKBP Onkoseno Grandiarso Sukahar menegaskan bahwa personel pengamanan dilarang membawa senjata api maupun senjata tajam. Petugas diarahkan mengikuti prosedur dan mengedepankan langkah persuasif.
Kepolisian menyatakan penyampaian aspirasi merupakan hak warga yang perlu dihormati. Pengamanan ditujukan agar aksi berlangsung tertib sekaligus menjaga aktivitas masyarakat lain di sekitar kawasan tersebut.
Sumber: Okezone, ANTARA, dan Metro TV, 6 Oktober 2026.