Tingkatkan exposure bisnis kamu dan jangkau lebih banyak pelanggan hari ini.
Hubungi KamiTingkatkan exposure bisnis kamu dan jangkau lebih banyak pelanggan hari ini.
Hubungi KamiTingkatkan exposure bisnis kamu dan jangkau lebih banyak pelanggan hari ini.
Hubungi KamiTingkatkan exposure bisnis kamu dan jangkau lebih banyak pelanggan hari ini.
Hubungi Kami
JAKARTA, PapuaTimes β Malaysia menyatakan akan membantu Indonesia menangani kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang menimbulkan dampak terhadap lingkungan serta kualitas udara. Bantuan tersebut direncanakan berupa tiga pesawat dan 52 personel.
Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan, Dudung Abdurachman, menyampaikan rencana dukungan tersebut pada Senin, 19 Oktober 2026. Bantuan lintas negara ini diharapkan dapat memperkuat upaya Indonesia dalam mengendalikan kebakaran di wilayah terdampak.
Penanganan karhutla membutuhkan koordinasi berbagai pihak, mulai dari pemerintah pusat dan daerah, petugas pemadam, aparat keamanan, hingga lembaga penanggulangan bencana. Penggunaan pesawat dapat mendukung operasi dari udara sesuai kebutuhan dan kondisi di lapangan.
Selain merusak hutan dan lahan, kebakaran juga menghasilkan asap yang berpotensi mengganggu kesehatan masyarakat dan aktivitas transportasi. Apabila asap menyebar ke wilayah lain, dampaknya dapat meluas hingga melintasi batas negara.
Pemerintah Indonesia masih perlu memastikan kesiapan teknis, penempatan personel, dan penggunaan bantuan agar operasi berjalan efektif. Upaya pemadaman juga perlu disertai pencegahan kebakaran baru serta penegakan hukum terhadap pihak yang terbukti bertanggung jawab.
Redaksi: PapuaTimes
Sumber berita:
Katadata β Malaysia Kirim 3 Pesawat dan 52 Personel Tangani Karhutla
Okezone β Berita Nasional
Catatan editor: Jenis pesawat dan status pengerahan perlu dicocokkan dengan keterangan resmi terbaru sebelum publikasi.