🚀 Pasang Iklan Sekarang!

Tingkatkan exposure bisnis kamu dan jangkau lebih banyak pelanggan hari ini.

Hubungi Kami

🚀 Pasang Iklan Sekarang!

Tingkatkan exposure bisnis kamu dan jangkau lebih banyak pelanggan hari ini.

Hubungi Kami

🚀 Pasang Iklan Sekarang!

Tingkatkan exposure bisnis kamu dan jangkau lebih banyak pelanggan hari ini.

Hubungi Kami

🚀 Pasang Iklan Sekarang!

Tingkatkan exposure bisnis kamu dan jangkau lebih banyak pelanggan hari ini.

Hubungi Kami

To Kecam Serangan terhadap Warga Sipil di Tengah Konflik Houthi–Arab Saudi

Professional Water Treatment - Solusi pengolahan air Papua Care
Klik gambar untuk informasi lebih lanjut melalui WhatsApp

JAKARTA, PAPUATIMES.COM — Pemerintah Indonesia menyampaikan kecaman terhadap serangan yang menyasar warga sipil dan infrastruktur sipil di tengah meningkatnya ketegangan antara kelompok Houthi dari Yaman dan Arab Saudi.

Melalui Kementerian Luar Negeri (Kemlu), Indonesia menegaskan bahwa warga sipil dan objek sipil harus dilindungi dari dampak konflik bersenjata. Pemerintah juga menyampaikan keprihatinan atas korban jiwa, gangguan terhadap penerbangan sipil, serta memburuknya kondisi kemanusiaan di Yaman.

Dalam pernyataannya pada Selasa (13/10/2026), Kemlu RI mendesak seluruh pihak yang terlibat agar menghentikan serangan maupun aksi balasan dan menahan diri secara maksimal.

Indonesia turut menekankan pentingnya penghormatan terhadap kedaulatan dan keutuhan wilayah setiap negara. Seluruh tindakan dalam konflik tersebut, menurut pemerintah Indonesia, harus sejalan dengan hukum internasional, khususnya hukum humaniter internasional.

Pemerintah juga menyerukan agar pihak-pihak yang bertikai mengutamakan dialog dan diplomasi untuk meredakan ketegangan serta mencari penyelesaian secara damai.

Ketegangan meningkat setelah kelompok Houthi melancarkan serangan rudal dan pesawat nirawak terhadap sejumlah sasaran di Arab Saudi, termasuk Bandara Internasional Abha dan Bandara Internasional King Khalid di Riyadh.

Menurut laporan yang dikutip ANTARA dari Xinhua, otoritas Arab Saudi melaporkan tiga orang tewas dan 36 lainnya terluka dalam serangan pada 6–7 Oktober 2026.

Situasi tersebut turut menimbulkan kekhawatiran terhadap keselamatan penerbangan sipil dan stabilitas kawasan. Indonesia menyampaikan belasungkawa kepada keluarga korban meninggal serta berharap para korban luka dapat segera pulih.

Pemerintah Indonesia menegaskan bahwa perlindungan warga sipil harus menjadi perhatian utama semua pihak. Upaya diplomatik dinilai penting untuk mencegah eskalasi lebih lanjut dan membuka jalan menuju penyelesaian konflik secara damai.

Sumber: Kementerian Luar Negeri RI melalui ANTARA News.

Professional Water Treatment - Solusi pengolahan air Papua Care
Klik gambar untuk informasi lebih lanjut melalui WhatsApp

Media Papuatimes.com , menyuarakan kebenaran suara litas Negeri

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You might also like
PapuaTimes