πŸš€ Pasang Iklan Sekarang!

Tingkatkan exposure bisnis kamu dan jangkau lebih banyak pelanggan hari ini.

Hubungi Kami

πŸš€ Pasang Iklan Sekarang!

Tingkatkan exposure bisnis kamu dan jangkau lebih banyak pelanggan hari ini.

Hubungi Kami

πŸš€ Pasang Iklan Sekarang!

Tingkatkan exposure bisnis kamu dan jangkau lebih banyak pelanggan hari ini.

Hubungi Kami

πŸš€ Pasang Iklan Sekarang!

Tingkatkan exposure bisnis kamu dan jangkau lebih banyak pelanggan hari ini.

Hubungi Kami

Bursa Saham Indonesia Tertekan, IHSG Dibuka Turun di Tengah Ketidakpastian Global

Professional Water Treatment - Solusi pengolahan air Papua Care
Klik gambar untuk informasi lebih lanjut melalui WhatsApp

PAPUATIMES.COM β€” Perdagangan saham di Indonesia dibuka dalam kondisi melemah pada Selasa (13/10/2026). Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) memulai sesi perdagangan di level 5.914,98, turun 21,17 poin atau sekitar 0,36 persen dibandingkan posisi sebelumnya.

Pelemahan juga terlihat pada indeks LQ45 yang mencatat penurunan sebesar 0,30 persen ke level 589,10. Indeks tersebut mencerminkan pergerakan saham dari sejumlah perusahaan besar dan likuid di pasar modal Indonesia.

Tekanan terhadap pasar saham domestik berlangsung ketika pelaku pasar menghadapi ketidakpastian ekonomi internasional. Meningkatnya ketegangan geopolitik di Timur Tengah menjadi salah satu faktor yang memengaruhi sikap investor dalam mengambil keputusan investasi.

Kekhawatiran terhadap inflasi global turut menjadi perhatian. Apabila tekanan harga meningkat, bank sentral Amerika Serikat, Federal Reserve atau The Fed, dapat menghadapi tantangan dalam menentukan arah kebijakan suku bunga. Perubahan ekspektasi tersebut berpotensi memengaruhi arus modal dan pergerakan pasar saham di berbagai negara.

Pelaku pasar juga mencermati perkembangan ekonomi Amerika Serikat, termasuk laporan keuangan perusahaan-perusahaan besar pada kuartal III 2026. Data tersebut dapat memberikan gambaran mengenai kondisi bisnis dan prospek pertumbuhan ekonomi.

Di kawasan Asia, pergerakan bursa juga menunjukkan tekanan pada sejumlah indeks utama. Perkembangan tersebut menambah perhatian investor terhadap risiko yang berasal dari luar negeri.

Analis Kiwoom Sekuritas Indonesia, Liza Camelia Suryanata, dalam kajiannya menyoroti sejumlah level teknikal yang perlu diperhatikan dalam pergerakan IHSG. Indeks berpotensi menguji area 5.839 apabila tekanan berlanjut, sementara peluang pemulihan akan bergantung pada kemampuan pasar kembali menguat.

Meski demikian, pergerakan pada awal perdagangan belum menentukan hasil akhir sesi. Investor masih perlu mencermati perkembangan sentimen global, data ekonomi, serta aktivitas transaksi sepanjang hari.

Kondisi tersebut menunjukkan bahwa pasar modal Indonesia masih dipengaruhi oleh dinamika ekonomi internasional. Perubahan situasi geopolitik dan ekspektasi kebijakan moneter global dapat menjadi faktor penting bagi arah perdagangan saham berikutnya.

Sumber informasi: ANTARA News, 13 Oktober 2026.

Professional Water Treatment - Solusi pengolahan air Papua Care
Klik gambar untuk informasi lebih lanjut melalui WhatsApp

Media Papuatimes.com , menyuarakan kebenaran suara litas Negeri

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You might also like
PapuaTimes